Skip to main content

My Latest News

#SekedarTips 007: Pembunuh Karier Para Musisi Indie

#SekedarTips 004: Spotify Canvas Kini Tersedia

Assalamu 'Alaykum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh



Mimika, 21 November 2020 | Terlihat unik dan berbeda mungkin menjadi sesuatu yang orang suka, termasuk saya. Itulah yang saya rasakan saat menginginkan fitur yang satu ini. Ya, sesuai judul, fitur Canvas di Spotify. Sebagai artis, saya ingin terus memberikan apa yang terbaik untuk kalian semua. Termasuk pada penampilan di lagu-lagu saya. Maka dari itu, saya dari dulu berusaha untuk mendapatkan hal-hal yang mungkin orang pikir kalau hal-hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh label-label besar. Tapi semua itu ingin saya dapatkan untuk membuktikan bahwa uang tak akan menjamin segalanya, mengubah bahwa tekad, doa dan usaha lah yang menjamin segalanya. Salah satu fitur yang saya sangat inginkan dari awal saya mempublikasikan lagu-lagu saya. Hal yang mungkin dulu hanya bisa dimiliki oleh orang yang punya pamor dan duit. Tapi, sebenarnya apa sih Canvas itu? Terus fungsinya apa? Cara dapetinnya gimana? Okey di #SekedarTips ini saya akan membahas tentang fitur ini. Oke check this out!

1.) Apa sih Canvas Itu Sebenarnya?

Okey, saya akan jelaskan, apa itu Canvas di Spotify? Canvas adalah sebuah fitur yang memungkinkan pendengar lagu untuk melihat video portrait pendek berulang-ulang yang dimana video pendek tersebut berdurasi sekitar 3 - 8 detik. Fitur ini juga memungkinkan pengguna untuk membagikan lagu bersama video pendek tersebut ke Instagram Story.

Fitur ini diluncurkan pada bulan November 2020 (stabil) setelah melewati uji coba beberapa bulan sebelumnya oleh artis-artis tertentu yang dipilih oleh Spotify. Fitur ini diklaim sebagai salah satu media untuk mempromosikan lagunya supaya lebih indah, yang diklaim bisa meningkatkan jumlah pendengar.

Fitur ini diuji coba sejak pertengahan tahun 2019 kepada sedikit artis. Dan fitur ini secara resmi diluncurkan pada bulan November.

2.) Apa Sih Keuntungannya?

Fitur ini memungkinkan artis untuk mengunggah video atau foto ke lagu-lagunya di Spotify. Dari situlah, sisi kreativitas para artis diuji, jika audience suka maka besar kemungkinan pendengar lebih lama mendengarkan lagu tersebut.

Bahkan pada suatu riset yang dilakukan oleh Spotify, terbukti, Canvas menjadikan orang tidak bosan dan selalu mengunjungi Spotify. Berikut adalah beberapa data dari Spotify:

Dari data tersebut, kita semua tahu berapa banyak keuntungan kita. Fitur ini adalah juga salah satu media promosi yang efektif untuk mendongkrak penggemar.

3.) Cara menggunakannya

Cara untuk menggunakan Canvas Spotify adalah pasti yang pertama kali adalah mendapatkan akses artis di Spotify. Caranya terbilang cukup mudah tanpa ribet-ribet. Kalian bisa menonton video cara mendapatkan akses artis di Spotify dibawah ini:


Oke setelah kalian mendapatkan akses artis di Spotify, kalian tinggal siapin video atau foto (mp4 atau jpeg) dengan rasio 9:16. Diusahakan karya sendiri ya, jangan mengambil milik orang, kalaupun itu karya orang lain, kalian harus izin ke yang punya dulu. Oke? Kenapa saya bilang seperti itu? Karena Spotify akan memindai Canvas yang kalian kirimkan, jika terdeteksi milik orang lain, maka akan secara otomatis dihapus. Buat sekreatif mungkin, bisa bentuknya animasi, ataupun cemberutan kalian di kamar, ya narsis sedikit gak apa-apa lah ya. Kalau saya sendiri, pakai animasi sederhana saja, yang dibuatkan oleh teman-teman saya di ANDA Creative Studio. Ya kalian bisa lihat sekarang di salah satu lagu saya ini. Oke, setelah semua siap, yuk upload ke Spotify for Artist kalian, bisa versi app juga bisa versi web. Jika kalian masih belum tahu caranya, ini saya beri tutorialnya.

Okey, setelah kalian mengetahui caranya, kini waktunya kalian untuk melakukan apa yang kalian bisa. Saya harapkan yang terbaik.

Mungkin, fitur satu ini, adalah salah satu fitur yang ditunggu-tunggu oleh para artis, termasuk saya. Fitur ini menurut saya sangat canggih dan indah. Kita bisa mengkustomisasi album art sesuai apa yang kita mau, menurut saya itu keren. Oleh karena itu, sejak bulan Juli yang lalu, saya berusaha browsing lebih banyak mengenai fitur ini, cara kerjanya, codenya, dan lain sebagainya. Akhirnya, saya menginginkan fitur ini untuk saya akses sebelum dipublikasikan. Tapi, kenyataan berkata lain. Saya harus menunggu sampai fitur ini benar-benar dipublikasikan, yaitu sekarang. Yah, paling tidak saya tidak harus membuat video atau animasinya saat itu dimana masih sibuk-sibuknya kami. Ya syukuri saja, lagipula kini, sebagian besar artis sudah bisa menggunakan fitur ini.

Okey, menurut saya sekian. Semoga bermanfaat. Semoga Allah Memberkahi Anda setiap hari. Terima kasih atas kunjungan Anda ke blog ini. Tiada gading yang tak retak. Salaam

Wa Assalamu 'Alaykum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh