Skip to main content

My Latest News

#SekedarTips 007: Pembunuh Karier Para Musisi Indie

#SekedarTips 002: Jangan Malas Untuk Mencari Tahu

 Assalamu 'Alaykum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh



Mimika, 20 November 2020 | Alhamdulillah, saya masih bisa menulis postingan ini. Menyambung postingan #SekedarTips yang lalu, masih mengenai perbincangan virtual saya dengan salah satu musisi idola saya, bang Virgoun. Langsung saja ya. Check this out.


Kami berbincang tentang banyak hal, termasuk nasihat. Beliau menasihati saya untuk jangan pernah lelah untuk mencari tahu. Dalam segala hal, beliau menyarankan saya untuk tak pernah malas dan lelah untuk mencari berbagai pengetahuan. Dalam konteks ini, saya yang musisi, sangat meresapi apa yang beliau nasihatkan kepada saya. Dalam perjalanan saya sebagai penyanyi, sejak awal saya selalu didampingi oleh Angga Bassoni Al Barkah, teman saya dari Lamongan. Dia sendiri adalah seorang yang tak pernah menyerah dalam mengejar impiannya. Dia lah yang selama ini mendampingi saya, dia tak akan pernah menyerah. Sejak awal, saya selalu dibilangin untuk tak pernah menyerah. Saya yang sudah memiliki pengetahuan mengenai dunia musik sejak SD, terus belajar untuk bagaimana caranya merancang sebuah musik. Dulu, saya memperdalam ilmu musik dari berbagai sumber, salah satunya adalah Sami Yusuf. Beliau adalah salah satu orang yang berjasa pada karir saya. Beliau mengajari saya untuk memproduksi musik, menghasilkan melodi, merekam suara, mengaransemen lagu, hingga mengkompos semua layer-layer audio menjadi musik yang siap dinikmati. Saya juga belajar dari berbagai orang yang profesional di bidang musik. Bahkan tak perduli jika mereka berbeda. Ya, saya juga belajar dunia musik dari berbagai komposer musik gereja dari berbagai daerah di Papua.


Untuk masalah pengolahan audio, saya diajari oleh Pak Johanes dan pak Josephus dimana mereka adalah composer musik gereja. Mereka mengajari saya dalam menggunakan software music processor seperti Ableton Live dan Adobe Audition. Terkadang, saya sendiri sering menonton berbagai tutorial Ableton Live di YouTube untuk saya coba sendiri. Saya selalu mencari lebih banyak ilmu musik karena jujur saya telah tertarik untuk mempelajari dunia musik lebih dalam lagi. Saya juga mempunyai relasi dengan banyak musisi indie dan komposer musik lokal di Papua dan beberapa di Jakarta. Ketika saya ingin berdiskusi dengan mereka, saya tinggal menghubungi mereka dan mereka mau untuk berdiskusi mengenai dunia musik saat ini. Biasanya saya dengan mereka mendiskusikan tentang persaingan yang semakin ketat di dunia musik Indonesia. Dan juga saya sering bertanya bagaimana membuat efek musik ini itu di Ableton Live kepada mereka. Saya terbuka dengan siapa saja, tak peduli tentang perbedaan kami. Maka dari itu, lagu pilot saya "Because of You" itu mengandung lirik yang bisa dikatakan sangat kental dengan unsur kekristenan, seperti penggunaan kata Alpha and Omega, Saviour dan lain sebagainya. Lagu itu sendiri ditulis oleh Angga Bassoni Al Barkah, dengan berbagai saran dari saya.


Oleh karena itu, menurut saya, relasi itu sangat penting supaya kita bisa lebih tahu tentang dunia diluar. Ketika album pilot saya "Because of You' rilis, saya sendiri tak tahu harus berbuat apa. Banyak teman-teman saya itu, yang memberitahukan bahwa saya harus terus mengawal rilisan tersebut. Akhirnya saya terus mencari cara untuk mendapatkan akses artis. Awalnya saya menggunakan mesin pencari untuk mencari tahu bagaimana mendapatkan akses artis di Spotify. Saya cari tahu lebih mendalam dan akhirnya saya punya jawaban untuk pertanyaan saya. Saya terus mencari tahu untuk mendapatkan akses artis di seluruh platform musik digital. Hampir saya tahu bagaimana caranya itu adalah melalui aktivitas pencarian saya di mesin pencari. Dan juga saya membagikan pengalaman saya itu ke teman-teman saya yang bertanya, karena kami semua selalu bertukar informasi tentang dunia musik. Termasuk ketika saya waktu itu sempat frustasi dengan channel YouTube saya yang belum OAC, saya waktu itu bertanya kepada teman-teman saya itu, dan mereka memberikan banyak sekali referensi, ada dari mereka yang mendapatkannya melalui jalur mandiri, dan dari jalur distributor, atau jalur partner manajer. Saya juga bertanya mengenai berapa lama waktu yang mereka tunggu sampai channel mereka menjadi OAC. Ada yang berkisar dari 2 hari sampai yang paling lama ada yang 2 bulan. Ketika saya waktu itu mendapatkan akses artis di Deezer, teman-teman saya bertanya bagaimana caranya saya mendapatkan itu. Saya pun juga membagikan pengalaman saya untuk Deezer itu, seperti bagaimana caranya, berapa lama dan fitur yang mungkin didapat. 


Itulah kenapa saya selalu menekankan bahwa penting bagi kita untuk mengusahakan semua itu dengan niat yang tulus dan kuat, agar apa yang kita capai dapat kita syukuri. Dalam dunia yang semakin penuh dengan persaingan yang sangat ketat ini, pastilah hanya yang kuat dan memiliki semangat juang yang tinggi yang akan bertahan. Saya ingat betul kata-kata Angga, dia mengatakan, Dunia bukan untuk pemalas dan orang yang berpangku tangan, Tapi Dunia untuk orang yang berjuang, percaya, dan tabah. Jika mereka malas, mereka akan terlempar dari dunia ini, apalagi dalam konteks saya ini adalah dunia musik, dimana setiap hari kita tahu bahwa perkembangannya semakin pesat. Relasi adalah juga salah satu dari faktor yang mempengaruhi kesuksewsan dalam karir kita. Tanpa relasi, kita tak akan bisa berkembang.


Terima kasih telah membaca dan berkunjung ke blog ini. Tiada gading yang tak retak. Semoga Allah Memberkahi Anda. Salaam


Wa Assalamu 'Alaykum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh