Assalamu 'Alaykum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh
Mimika, 19 November 2020 | Masa lalu dan masa kini pastilah memiliki berbagai perubahan, tak terkecuali untuk dunia musik. Dunia musik terus mengalami perubahan yang pesat apalagi sejak 10 tahun terakhir. Digitalisasi menjadi salah satu faktor penting yang berpengaruh terhadap industri musik masa kini. Dulu orang mau mendengarkan musik, harus membeli CD fisik dari album yang ingin dia dengarkan. Atau kalau mau cara gratisan, bisa download dari situs bajakan. Sekarang dengan pesatnya digitalisasi, situs bajakan mulai tergeser dengan platform musik digital resmi yang mulai menjamur. Sekarang seluruh katalog musik diseluruh dunia ada di ujung jari Anda.
Dari sisi para musisi, proses dikenalnya mereka juga berubah dengan pesatnya. Beberapa hari yang lalu, sa berbincang dengan salah satu musisi idola saya, Virgoun. Saya berbincang tentang banyak hal dengan beliau, mulai dari kehidupan, perjalanan karir, dan hal-hal lain yang receh. Dari perbincangan saya dengan beliau, ada satu hal yang membuat saya bersyukur dibesarkan di masa ini, tentang akses. Bang Virgoun menceritakan kepada saya tentang sulitnya dulu seorang musisi/band untuk memperkenalkan karyanya kepada banyak orang. Beliau bercerita bahwa salah satu karya hitnya yang pasti kalian semua sudah pada tahu, salah satu lagu yang paling sering saya dengar, yaitu Surat Cinta Untuk Starla, memiliki cerita pahit. Demonya berkali-kali ditolak oleh label rekaman, dan mereka tak mau mendistribusikan lagu tersebut. Bang Virgoun bercerita bahwa dulu ketika para musisi indie mau memperkenalkan karyanya ke publik, harus mendatangi label-label dengan membawa demonya, sering kali ditolak oleh label. Beliau menasihati saya untuk senantiasa bersyukur, dalam segala hal. Saya sendiri akhirnya mulai menyadari bahwa saya telah berada dalam waktu yang tepat, dimana Allah Memberikan kemudahan bagi saya dalam setiap perjalanan saya.
Itu adalah salah satu yang bisa saya sampaikan mengenai perbincangan virtual saya dengan beliau, disamping saya membicarakan hal-hal lain. Dan saya telah mendengarkan cerita-cerita tentang sulitnya musisi indie zaman dahulu untuk memperkenalkan karyanya ke publik. Saya sendiri tak akan pernah menyangka bahwa betapa sulitnya dulu ketika musisi indie akan mempublikasikan karyanya. Makanya dulu saya pernah berpikir kenapa banyak musisi indie yang gulung tikar, ternyata dulu betapa sulitnya hal tersebut. Di masa kini, dengan era digitalisasi, semua yang dibutuhkan oleh musisi indie saat ini sudah bisa didapatkan dengan mudah. Mulai dari rekaman, dulu orang rekaman harus pergi ke rental studio musik dipusat kota sehabis pulang sekolah. Kini diberbagai pelosok, mulai menjamur studio-studio musik dengan biaya rental yang terjangkau. Dulu ketika orang mau menulis lagu, ada beberapa pakem yang harus diikuti, seperti genre dan lain sebagainya. Kini semua orang bisa membuat musik sesuka hati. Mulai banyak musik-musik beraliran bebas seperti remix atau musik elektronik yang mulai menjamur. Dan masih banyak lagi yang berubah dari sisi produksi musik. Mulai software yang digunakan sampai ketersediaan alat-alat musik dan alat-alat pendukung seperti autotune dan microphone. Bahkan alat-alat tersebut kini bisa dibeli secara online.
Dari segi publikasi, dulu, sesuai dengan apa yang kami perbincangkan itu, musisi harus membawa demo lagunya ke label-label besar untuk diperkenalkan kepada publik, sampai ada resiko ditolak berkali-kali. Kini, semua orang, baik itu musisi maupun beatmaker bisa mendistribusikan karyanya sendiri tanpa adanya label. Bahkan bisa dilakukan sambil rebahan di kamar. Tinggal upload dan tunggu. Kini segalanya semakin mudah. Semua ada diujung jari kalian.
Pada intinya, kita harus bersyukur atas segala yang ada. Segala karunia yang Allah telah Berikan ini patutlah kita syukuri. Pada konteks saya ini, mensyukuri segala kemudahan yang kini ada. Apa yang dulu hanya bisa dilakukan label major, kini bisa dilakukan oleh kita atau label indie. Semua kemudahan ini patutlah kita syukuri. Kemudahan ini sudah tersedia didepan mata, tinggal kita sendiri mampu memanfaatkannya atau tidak. Mungkin jika kalian memiliki impian tapi tidak bertindak apa-apa, selamanya Anda akan hidup dalam mimpi, tapi jika kalian bertindak dan terus mencari, bisa dipastikan Anda punya impian yang menjadi kesuksesan dalam hidup. Selalu mensyukuri dan berikhtiar untuk melakukan apa yang kita bisa itu adalah tujuan hidup.
Oh iya, mungkin postingan #SekedarTips ini akan menjadi konten baru di blog saya ini. Di #SekedarTips ini, saya akan membagikan berbagai pengalaman saya selama beberapa waktu terakhir. Mungkin tim saya akan membuatkan sebuah promosi di kanal YouTube resmi saya. Tetap nantikan konten #SekedapTips ini di blog saya ini.
Terima kasih telah berkunjung dan membaca postingan ini. Semoga dapat menginspirasi Anda. Tiada gading yang tak retak. Salaam
Wa Assalamu 'Alaykum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh
